Pasar fotografi di Indonesia saat ini sungguh sangat luas bilamana dihitung dari jumlah penduduknya, ini tidak mengherankan jika produsen kamera dan gadget berlomba-lomba membentangkan sayap untuk pasaran di Indonesia. Seiring perkembangan teknologi dan konsumsi masyarakat yang demikian tinggi menjadikan kamera dan fotografi semakin dikenal luas. Apalagi komunitas-komunitas fotografi begitu suburnya tumbuh dan berkembang di berbagai kalangan dan lingkungan pergaulan. Situs jejaring sosial pun menjadi langganan untuk berselancar mampir diberanda kolega-kolega, sambil memamerkan foto-foto dokumentasi entah apapun yang serba up to date. Teknologi telah mengantar satu bentuk pergaulan baru di era digital.
Saat ini saya sedang berangan-angan apabila 40 juta saja dari 200 juta penduduk Indonesia telah menggunakan kamera dalam bentuk apapun dan masing-masing dapat membuat satu foto dalam setiap harinya, berarti terhitung ada 40 juta foto yang telah dibuat pengguna kamera. Atau setelah diseleksi katakanlah ada 20 juta foto dari 40 juta foto yang ada terpilih sebagai foto yang bagus dan layak tampil dihalaman media massa (off-line atau online) tentu sebuah nilai yang sangat besar sekali. Sebut saja satu foto dihargai 50 ribu rupiah, dikalikan 20 juta berapa angka nominal yang dihasilkan? 1.000.000.000,- (1 milyar) oh sungguh fantastis sekali….Anggap saja ini dalam satu bulan penjualan (red.coba liat situs-situs stock foto yang ada)
Apa yang sedang saya hitung adalah perandaian jika ada sebuah situs yang menerima sistem donasi foto dan mampu menjualnya seperti halnya situs stock foto, tentu saja fotografer atau hobiis foto dapat membuat sumbangsih melalui karya foto. Ini seperti menggalang kepedulian komunitas-komunitas fotografi untuk mendonasikan karya-karya foto yang layak dijual ke advertising, oh alangkah indahnya. Ini juga seperti konsep citizen jurnalism, dimana setiap orang dapat mengirimkan berita foto yang tidak terjangkau oleh fotografer media. Ini juga seperti membuka keragaman Indonesia dari Sabang sampai Merauke, karena saya yakin pengguna kamera ada disemua wilayah Nusantara ini.
Bilamana mungkin ada satu orang diantara anda mampu merealisasikannya membuat situs stock foto untuk user Indonesia dan mengembangkannya sebagai bentuk penggalian dana untuk sosial dan kemanusiaan, saya ingin menjadi orang pertama yang mendukung anda. Sehingga fotografi dapat menciptakan wacana baru yang brilian dan tanggap terhadap situasi sosial. Daripada ribuan giga hardisk kita hanya dipenuhi oleh foto-foto yang akhirnya hanya menjadi sampah visual saja dan tidak menjadi apa-apa, sementara foto-foto tersebut masih dapat dijual dan dibelanjakan untuk berbagi bersama membantu masyarakat dan menggugah kepedulian. Bukankah bangsa ini selalu membantu negara yang tidak lagi peduli pada rakyatnya?
